Senin, 13 Februari 2012

Pengertian dan Tujuan Belajar


      Pengertian Belajar
Belajar merupakan suatu aktivitas/psikis, yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungannya yang menghasilkan sejumlah perubahan dalam pengetahuan-pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap yang bersifat konstan dan menetap (W. S. Winkel, 2009: 59). Pendapat senada juga disampaikan Slameto (2010: 2) yaitu belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Sedangkan menurut Oemar Hamalik (2008: 36) “belajar adalah modifikasi atau memperteguh kelakuan melalui pengalaman”.
Belajar dapat pula didefinisikan sebagai “suatu tahapan perubahan seluruh tingkah laku individu yang relatif menetap sebagai hasil pengalaman dan interaksi dengan lingkungan yang melibatkan proses kognitif” (Muhibbin Syah, 2010: 90).
Dari berbagai pendapat di atas, pada dasarnya memberikan pengertian yang sama yaitu seorang dikatakan belajar apabila ada perubahan tingkah laku pada dirinya yang merupakan kemampuan dari hasil pengalaman. Selain itu juga dapat disimpulkan bahwa belajar merupakan suatu proses memperoleh pengetahuan dan pengalaman dalam wujud perubahan tingkah laku dan kemampuan bereaksi yang relatif permanen atau menetap karena adanya interaksi individu dengan lingkungannya. Perubahan-perubahan dalam belajar tidak hanya berkaitan dengan penambahan ilmu pengetahuan, tetapi juga berbentuk kecakapan, sikap, pengertian, harga diri, minat, watak, penyesuaian diri dan sebagainya. Perubahan tersebut dapat berupa suatu hasil yang baru sama sekali atau penyempurnaan terhadap hasil yang telah diperoleh.
      Tujuan Belajar
Tujuan belajar adalah sejumlah hasil belajar yang menunjukkan bahwa siswa telah melakukan perbuatan belajar yang menunjukkan bahwa siswa telah melakukan perbuatan belajar, yang umumnya meliputi pengetahuan, keterampilan dan sikap-sikap yang baru, yang diharapkan tercapai oleh siswa. Tujuan belajar adalah suatu deskripsi mengenai tingkah laku yang diharapkan tercapai oleh siswa setelah berlangsungnya proses belajar. Tujuan belajar merupakan cara yang akurat untuk menentukan hasil pembelajaran (Oemar Hamalik, 2008: 73).
Menurut Oemar Hamalik (2008: 73-75) tujuan belajar terdiri dari tiga komponen, yaitu :
(1)   Tingkah laku terminal. Tingkah laku terminal adalah komponen tujuan belajar yang menentukan tingkah laku siswa setelah belajar.
(2)   Kondisi-kondisi tes. Komponen kondisi tes tujuan belajar menentukan situasi di mana siswa dituntut untuk mempertunjukkan tingkah laku terminal.
(3)   Ukuran-ukuran perilaku. Komponen ini merupakan suatu pernyataan tentang ukuran yang digunakan untuk membuat pertimbangan mengenai perilaku siswa.
Komponen-komponen dalam tujuan belajar disini merupakan seperangkat hasil yang hendak dicapai setelah siswa melakukan kegiatan belajar. Dari menerima materi, partisipasi siswa ketika di dalam kelas, mengerjakan tugas-tugas, sampai siswa tersebut di ukur kemampuannya melalui ujian akhir semester yang nantinya akan mendapatkan sebuah hasil belajar. Jadi, siswa tidak hanya dinilai dalam hal akademik saja, tetapi perilaku selama proses belajar juga mendapatkan penilaian. Hal ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa agar menjadi siswa yang berpikir kritis, kreatif dan inovatif.
Tujuan belajar merupakan hal yang penting dalam rangka sistem pembelajaran, yakni merupakan suatu komponen sistem pembelajaran yang menjadi titik tolak dalam merancang sistem yang efektif. Menurut Oemar Hamalik (2008: 75) kepentingan itu terletak pada :
1)      Untuk menilai hasil pembelajaran. Pengajaran dianggap berhasil jika siswa mencapai tujuan yang telah ditentukan. Ketercapaian tujuan oleh siswa menjadi indikator keberhasilan sistem pembelajaran.
2)      Untuk bimbingan siswa belajar. Tujuan-tujuan yang dirumuskan secara tepat berdayaguna sebagai acuan, arahan, pedoman bagi siswa melakukan kegiatan belajar. Dalam hubungan ini, guru dapat merancang tindakan-tindakan tertentu untuk mengarahkan kegiatan siswa dalam upaya mencapai tujuan-tujuan tersebut.
3)      Untuk merancang sistem pembelajaran. Tujuan-tujuan itu menjadi dasar dan criteria dalam upaya guru memilih materi pelajaran, menentukan kegiatan belajar mengajar, memilih alat dan sumber, serta merancang prosedur penilaian.
4)      Untuk melakukan komunikasi dengan guru-guru lainnya dalam meningkatkan proses pembelajaran. Berdasarkan tujuan-tujuan itu terjadi komunikasi antara guru-guru mengenai upaya-upaya yang perlu dilakukan bersama dalam rangka mencapai tujuan-tujuan tersebut.
5)      Untuk melakukan kontrol terhadap pelaksanaan dan keberhasilan program pembelajaran. Dengan tujuan-tujuan itu, guru dapat mengontrol hingga mana pembelajaran telah terlaksana, dan hingga mana siswa telah mencapai hal-hal yang diharapkan. Berdasarkan hasil kontrol itu dapat dilakukan upaya pemecahan kesulitan dan mengatasi masalah-masalah yang timbul sepanjang proses pembelajaran berlangsung.
Dari pendapat di atas, tujuan penting dari belajar itu mempunyai banyak sekali manfaat. Tujuan disini dijadikan sebagai acuan untuk menjalankan suatu program tertentu agar program tersebut dapat berjalan lurus mengikuti arus sesuai dengan apa yang sebelumnya telah ditetapkan. Tujuan itu tidak hanya ditujukan kepada siswa yang dijadikan sebagai objek yaitu siswa diukur ketercapaiannya ketika siswa telah selesai melakukan proses belajar saja, melainkan hal ini saling berkesinambungan antara siswa, guru serta komponen pembelajaran. Dengan adanya suatu tujuan dapat diciptakan suatu hubungan yang harmonis antara guru dengan siswa, siswa dengan sistem pembelajaran, guru dengan sistem pembelajaran maupun sebaliknya. Tujuan disini dapat digunakan sebagai pengontrol setiap kegiatan, misalnya mengukur keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran.

8 komentar:

  1. ijin copas mas. skripsine meh podo kr aku

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya ingin menyampaikan kepada
      seluruh Tki yang bekerja di negeri orang ,,
      saya PAK HERMAWANG KAMI TKI DI MALAYSIA
      pengen pulang ke indonesia tapi gak ada ongkos
      sempat saya putus asa, apalagi dengan keadaan istri hamil mengandalkan
      gaji itupun buat makan, sedangkan hutang banyak
      kebetulan kami buka-buka internet mendapatkan
      nomor AKI katanya bisa bantu orang melunasi hutang
      melalui jalan TOGEL ,,dengan keadaan susah jadi saya coba
      hubungi aki karna saya pikir tidak ada salah,nya kita coba dan minta
      angka bocoran angka 4D yang di berikan aki ternyata betul-betul tembus 100% bagi saudarah-saudarah di indonesia maupun di
      luar negeri apabila punya masalah hutang sudah lama belum lunas atau mau bukah usaha dan perlu uang untuk sehari harinya
      jangan putus asah beliau bisa membantu meringankan masalah anda
      hubungi DARMO di nomor 082-310-142-255 silahkan anda buktikan sendiri
      demi allah saya sudah membuktikan angka dari aki sekrang giliran anda untuk MEMBUKTIKANNYA!!!
      >>>> KELIK DISINI KELUARAN NOMOR TOGEL 4D 5D 6D 7D <<<<

      Hapus
  2. Muhibbin Syah. (2010). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. PT Remaja Rosdakarya, Bandung.
    Muhibbin Syah. (2009). Psikologi Belajar. PT Rajagrafindo Persada, Jakarta.
    Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. PT Rineka Cipta, Jakarta.
    W.S. Winkel. (2009). Psikologi Pengajaran. Media Abadi, Yogyakarta.
    Oemar Hamalik. (2008). Kurikulum dan Pembelajaran. Bumi Aksara, Jakarta.
    Oemar Hamalik. (2004). Psikologi Belajar Mengajar. Sinar Baru Algesindo, Bandung.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kisah Keberutungan Bpk. Gilang Dari Manado

      Salam Untuk Semunya, Saya Bapak Gilang Asal Manado Sulawesi Utara, Saya Bercerita Hanya Sekedar Ingin Berbagi Kpada Teman2 Pecinta Togel Yang sudah Bertahun-tahun Main Tapi Sering Kalah Daripada JPnya. Baca Baik2 Info Yang Saya Ceritakan Ini..! hari Minggu Yang lalu saya buka internet dengan mencari angka prediksi yang akurat, namun sy membaca komentar seseorang yg sdh Jp dan menang banyak berkat di bantu paranormal, saya awalnya tertawa, tamun keesokan harinya ada lagi komentar orang lain yang mengangkat nama paranormal itu, saya pun membuka situs paranormal itu untuk mencari nomor tlp sih paranormal, alhasil saya temukan dan menelponnya beliu yg bernama bpk H. Abah Manzur, Saat berbicara beliu menjelaskan syarat untuk mendapatkan angka, saya pun se7 dan menelesaikannya. 1 jam setelah saya mengerjakan syarat yang di berikan, pak haji memberikan saya angka 4d putaran singapore, saya lansung memasang angka itu dan siip gan angka pak haji betul JP angka 4d 3833 Tembuss..! saya tekejut dan begembira karna saya menang untuk petama kalinya selama 3 bulan main togel, skarang saya jadi member tetap pak haji yang akan mendapat angka gaib untuk antrian berikutnya.. sekian dari cerita saya, semoga bisa menang seperti saya, segera hubungi H. Abah Manzur di nomor: {0813~1159~8596} untuk gabung jadi member, dan butikan saja sendiri anga jitu dari pak haji. Untuk info lengkapnya Silahkan Kunjungi Situnya: "KLIK DISINI" ANGKA TOGEL NYATA TEMBUS












      * * *
      - - - - - - - - - - -
      "TANKS" ROOM' NYA"
      - - - - - - - - - - -
      "SALAM JP

      Hapus

Ada kesalahan di dalam gadget ini